Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Latihan dan Pembahasan Soal HOTS SBMPTN: Soshum

Squad, sudah siap menghadapi SBMPTN mendatang? Adanya perubahan dalam tipe soal yang akan diujikan tentunya membuat kamu harus melakukan persiapan ekstra agar bisa mendapatkan hasil yang memuaskan dan diterima di jurusan impian. So, yuk persiapkan dirimu dengan latihan dan pembahasan soal HOTS SBMPTN untuk Soshum kali ini! sbmptn soshum Topik : Program Linear Level : C4 (Analisis) 1. Luas daerah parkir 360 m2. Luas rata-rata untuk sebuah sedan 6 m2 dan untuk sebuah bus 24 m2. Daerah parkir itu tidak dapat memuat lebih dari 30 kendaraan. Jika biaya parkir untuk sebuah sedan adalah Rp3.000 dan untuk bus Rp5.000, maka besar keuntungan yang diperoleh daerah parkir tersebut adalah….
  1. 112.500
  2. 110.500
  3. 110.000
  4. 122.700
  5. 130.000
Jawaban: C Pembahasan: Sedan = x Bus = y
  • “Luas daerah” dan “tidak dapat memuat lebih dari”, maka tanda yang digunakan adalah mtk1-12.
  • Penulisan model matematika jumlah luas mobil dalam lahan pakir :
sbmptn soshum
  • Penulisan model matematika untuk jumlah mobil :
sbmptn soshum
  • Menghitung jumlah bus dan sedan yang parkir di daerah tersebut :
sbmptn soshum
  • Substitusi nilai x dan y pada fungsi keuntungan dari lahan parkir :
sbmptn soshum Maka keuntungan yang diperoleh daerah parkir tersebut adalah Rp110.000. sbmptn soshum Topik: Penyusunan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
  1. “Makmur” selama bulan September 2013 melakukan transaksi sebagai berikut:
sbmptn soshum Pencatatan ke jurnal pengeluaran kas sebagai berikut: sbmptn soshum Pencatatan yang benar terjadi pada tanggal…
  1. (3), (5), dan (7)
  2. (3), (5), dan (9)
  3. (5), (9), dan (13)
  4. (7), (9), dan (11)
  5. (7), (11), dan (13)
Jawaban: B Pembahasan: Analisis transaksi yang akan dicatat pada jurnal pengeluaran kas adalah sebagai berikut:
  • 3 Oktober membeli perlengkapan Rp400.000,00 dan barang dagang Rp1.200.000,00 dari toko “Ria” menurut nota nomor 14 secara tunai à dicatat pada kolom serba-serbi dengan nama akun perlengkapan berjumlah Rp400.000,00; pada kolom pembelian Rp1.200.000,00; dan pada kolom kas totalnya Rp1.600.000,00. Dari soal di atas, pencatatan pada tanggal 3 Oktober sudah benar
  • 5 Oktober membayar utang pada toko “Santi” Rp500.000,00 potongan 2% à dicatat pada kolom utang dagang dengan saldo Rp500.000,00; karena perusahaan mendapatkan potongan 2%, maka nilai potongan tersebut adalah 2% x 500.000 = 10.000 yang kemudian dicatat pada kolom potongan pembelian Rp10.000,00; kolom kas diisi nilai utang yang dibayar dikurangi potongan pembelian yakni Rp500.000,00 – Rp10.000,00 = Rp490.000,00. Dari soal di atas, pencatatan tanggal 5 Oktober sudah benar
  • 7 Oktober tidak dicatat pada jurnal pengeluaran kas karena transaksi pembelian dilakukan secara kredit dengan adanya bukti faktur dan syarat pembayaran. Jadi pencatatan tanggal 7 Oktober salah
  • 9 Oktober diambil uang oleh pemilik usaha Rp410.000,00 à dicatat pada kolom serba-serbi dengan nama akun prive berjumlah Rp410.000,00 dan kolom kas dengan saldo Rp410.000,00. Dari soal di atas, pencatatan tanggal 9 Oktober sudah benar
  • 11 Oktober membayar cicilan Bank Rp1.000.000,00 à dicatat pada kolom seba-serbi dengan nama akun Utang Bank senilai Rp1.000.000,00 dan pada kolom kas senilai Rp1.000.000,00. Dari soal tersebut, pencatatan tanggal 11 salah karena tidak dicatat pada kolom kas melainkan pada kolom potongan pembelian.
  • 13 Oktober dikirim kembali barang dagangan yang dibeli pada toko “Trio” Rp500.000,00 tidak dicatat pada jurnal pengeluaran kas, melainkan di jurnal umum karena pembelian tanggal 7 Oktober dilakukan secara kredit sehingga perusahaan tidak menerima kembali kas, namun perusahaan mengurangi saldo utang dagang yang akan dicatat pada jurnal umum. Dengan demikian pencatatan tanggal 13
Keterangan: Soal ini menguji kemampuan kamu mengenai konsep dasar jurnal khusus, penerapan/aplikasi pencatatan ke jurnal khusus, dan kamu juga diuji apakah dapat menilai/mengevaluasi pencatatan yang benar dan yang salah. Dengan demikian soal ini menguji kemampuan berpikir kognitif C4 hingga C5. sbmptn soshum Topik : Dinamika Atmosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan C4 : Analisis
  1. Perhatikan tabel gas rumah kaca di bawah ini!
sbmptn soshum Sumber: wikipedia.com Tabel di atas dipersingkat menjadi: sbmptn soshum Tabel-tabel di atas menunjukkan persentase kontribusi beberapa gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Berdasarkan data tabel tersebut, maka pernyataan yang sesuai untuk menjelaskan penyebab pemanasan global yaitu….
  1. Isi tabel tersebut kurang tepat, seharusnya uap air dan awan bukan termasuk bagian dari gas rumah kaca karena terbentuk secara alami melalui proses evaporasi oleh sinar matahari. Sehingga gas rumah kaca utama adalah emisi gas yang dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia seperti karbon dioksida dan metana.
  2. Dominasi kontribusi uap air dan awan dalam pemanasan global disebabkan karena evaporasi air di muka bumi terjadi hampir di seluruh wilayah, sedangkan emisi gas buang seperti metana dan karbon dioksida hanya terjadi di wilayah tertentu.
  3. Konsentrasi uap air dan awan sebagai gas rumah kaca yang tertinggi sangat wajar mengingat komposisi gas terbanyak di atmosfer didominasi uap air.
  4. Karbon dioksida merupakan gas rumah kaca yang paling utama mengingat setiap makhluk hidup di permukaan bumi mengeluarkan gas tersebut saat bernafas. Selain itu berbagai kegiatan manusia seperti pembakaran hutan, industri, dan transportasi juga turut menyumbang emisi gas karbon dioksida ke udara.
  5. Perbedaan tingkat penguapan air yang sangat tinggi di berbagai belahan dunia menyebabkan kurangnya dampak yang disebabkan oleh uap air terhadap pemanasan global.
Jawaban: B Pembahasan: Beberapa poin penting yang dapat disimpulkan dari isi tabel yaitu:
  • uap air dan awan merupakan gas dengan kontribusi efek rumah kaca tertinggi dibandingkan gas lain di udara, sehingga pilihan jawaban A, D, dan E salah;
  • komposisi gas terbanyak di atmosfer yaitu nitrogen, bukan uap air, sehingga pilihan jawaban C juga salah; dan
  • uap air dan awan merupakan gas yang memiliki kontribusi dominan dalam pemanasan global. Hal ini disebabkan oleh keberadaan air yang sangat melimpah di permukaan bumi dan evaporasi air yang hampir terjadi di seluruh wilayah permukaan bumi. Tingkat evaporasi air ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan emisi gas kardon dioksida atau metana yang sebagian besar dihasilkan oleh aktivitas manusia di tempat-tempat tertentu saja (tidak merata di hampir seluruh wilayah di permukaan bumi).
Jadi jawaban yang tepat yaitu pilihan B. Keterangan: Soal ini termasuk kategori soal tipe sulit, karena untuk menjawab soal ini kamu harus memahami data dalam tabel terlebih dahulu. Setelah itu kamu juga harus dapat menyimpulkan isi tabel secara keseluruhan. Lalu kamu harus menganalisis setiap pilihan jawaban dan mencocokkan semua pilihan jawaban dengan simpulan data pada tabel. Kamu juga harus memutuskan pilihan jawaban mana yang paling sesuai dengan simpulan data pada tabel. sbmptn soshum Topik : Dinamika Atmosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan C5: Sintesis 2. Setiap lapisan pada atmosfer bumi memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Troposfer merupakan lapisan dengan kondisi udara yang tidak stabil. Pada lapisan ini banyak terjadi gerakan udara. Sementara itu, lapisan di atasnya yaitu stratosfer merupakan lapisan yang sangat stabil dengan gerakan udara yang sangat sedikit. Jika suatu saat nanti terjadi perubahan rastic pada kedua lapisan tersebut, di mana kondisi udara pada troposfer menjadi sangat stagnan dan kondisi udara pada stratosfer menjadi sangat dinamis, maka peristiwa yang dapat terjadi yaitu….
  1. Hembusan rasti kencang semakin sering terjadi di permukaan bumi dan dapat menimbulkan berbagai bencana rasti di seluruh bagian permukaan bumi.
  2. Aktivitas nelayan menjadi lebih mudah karena tiupan rasti darat dan rasti laut menjadi lebih kuat.
  3. Pelubangan ozon berlangsung lebih cepat dan gas-gas beracun akan melayang-layang di troposfer.
  4. Pesawat harus terbang di stratosfer untuk menghindari gangguan udara.
  5. Hujan salju sering terjadi karena ketidakstabilan iklim.
Jawaban: C Pembahasan: Jika kondisi udara di troposfer menjadi stagnan (sedikit pergerakan udara), maka hal-hal yang dapat terjadi antara lain:
  • distribusi udara di permukaan bumi berlangsung sangat lambat, sehingga tidak memungkinkan bagi kehidupan;
  • rasti dan hujan jarang sekali terjadi karena sangat kurangnya pergerakan udara; dan
  • pesawat terbang sangat aman untuk terbang di stratosfer karena tidak adanya ancaman turbulensi maupun awan tebal.
Sementara itu, jika kondisi udara di stratosfer menjadi sangat dinamis maka pelubangan ozon oleh gas CFC menjadi lebih cepat karena gerakan udara di lapisan ini menjadi lebih intensif. Selain itu, gas-gas polutan hasil akumulasi letusan gunung api dapat bergerak bebas ke lapisan di bawahnya, yaitu troposfer. Jadi jawaban yang paling memungkinkan yaitu pilihan C. Keterangan: Soal ini termasuk kategori soal sulit. Untuk dapat menjawab soal ini, kamu harus mampu memahami secara penuh karakteristik troposfer dan stratosfer. Selain itu, kamu juga harus mampu memahami berbagai kondisi lingkungan pada kedua lapisan tersebut. Tahap selanjutnya kamu harus membayangkan dan memprediksi jika seandainya kondisi udara di kedua lapisan ditukar, sedangkan kondisi lingkungan dan berbagai peristiwa pada kedua lapisan tersebut dianggap tetap. Pada akhirnya kamu dituntut untuk melakukan sintesis/memadukan antara kondisi udara dengan kondisi lingkungan di masing-masing lapisan dan harus menyimpulkan peristiwa-peristiwa apa saja yang mungkin dapat terjadi. sbmptn soshum Topik: Dinamika Atmosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan C6 : Evaluasi
  1. Perhatikan isi artikel berikut ini!
Berbagai upaya dilakukan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk meminimalkan bencana banjir di Ibu Kota. Salah satunya, dilakukannya operasi teknologi modifikasi cuaca di atmosfer untuk mendistribusikan curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Rekayasa cuaca Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) ini merupakan kerja sama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pesawat Hercules mulai menebar garam dapur di atas Selat Sunda, Sabtu (26/1/2013) pukul 13.32 hingga 15.40, untuk membuat hujan buatan. Hanya sekitar setengah jam setelah 4 ton garam ditebarkan, hujan lebat di atas Selat Sunda pun terjadi.  “Potensi pembentukan awan hujan terpantau radar BPPT berada di atas Selat Sunda, di sebelah barat Kabupaten Pandeglang. Karena itu, pesawat mengarah ke sana untuk menebarkan garam,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan BPPT Heru Widodo. (Dikutip dari halaman Kompas, 27 Januari 2013. Judul artikel:  “Hujan Diturunkan di Laut, Jokowi Minta Masyarakat Tetap Waspada”). Berdasarkan isi artikel tersebut, penaburan garam pada awan yang melintas di atas Selat Sunda sebagai bagian operasi teknologi modifikasi cuaca dirasa tepat sebagai upaya untuk mencegah banjir di Jakarta. Alasan klimatis yang mendasari keputusan tersebut yaitu…
  1. Selat Sunda merupakan selat sempit dengan intensitas transportasi laut yang tinggi dibandingkan selat lainnya di Indonesia.
  2. Saat musim hujan bertiup rasti muson barat yang melewati Selat Sunda.
  3. Kelembapan udara tertinggi di Indonesia berada di atas perairan Selat Sunda.
  4. Gubernur Kabupaten Padeglang yang letaknya tidak jauh dari Selat Sunda merupakan area dengan curah hujan tertinggi di Indonesia dan banjir yang terjadi di Padeglang dapat merambah ke Jakarta.
  5. Selat Sunda merupakan selat yang lokasinya paling dekat dengan Jakarta, sehingga alokasi anggaran perjalanan untuk pesawat penabur garam dapat diminimalisir.
 Jawaban: B Pembahasan: Implementasi operasi teknologi modifikasi cuaca yang ditempuh oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta sebagai upaya pencegahan banjir di Jakarta dengan cara penaburan garam di Selat Sunda merupakan upaya yang tepat. Saat musim hujan, di Indonesia bertiup rasti muson barat yang membawa banyak awan. Angin tersebut bertiup dari Asia ke Australia dan saat bertiup di belahan bumi selatan, rasti tersebut berbelok ke kiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tiupan rasti muson barat yang melewati Selat Sunda akan menuju rastic timur ke Provinsi Banten dan akhirnya melewati wilayah Provinsi DKI Jakarta. Jika rasti yang membawa banyak awan tersebut dibiarkan bertiup sampai ke wilayah DKI Jakarta, maka hujan lebat pun dapat melanda wilayah DKI Jakarta sehingga banjir pun tidak dapat dielakkan. Oleh karena itu, pemerintah DKI Jakarta mengambil langkah konkrit dengan cara menaburkan garam pada awan yang melintas di atas Selat Sunda, sehingga proses kondensasi terjadi lebih cepat dan hujan pun dapat turun di Selat Sunda. Upaya ini merupakan upaya yang sangat tepat karena secara rastic dapat mengurangi jumlah awan yang lewat di atas wilayah DKI Jakarta, sehingga hujan yang turun di wilayah DKI Jakarta hanya sedikit dan banjir pun tidak terjadi. Keterangan: Soal ini termasuk kategori soal sulit. Untuk dapat menjawab soal ini kamu harus mampu memahami isi bacaan secara umum, lalu kamu harus memahami petanyaan dan dapat memilah informasi-informasi  penting pada bacaan yang mungkin perlu dipahami untuk menjawab pertanyaan. Berikutnya kamu harus membaca dan menganalisis semua pilihan jawaban. Target akhirnya yaitu kamu mampu memutuskan alasan yang tepat pada pilihan jawaban terkait penilaian yang sudah diberikan pada soal tentang kebijakan solusi yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi masalah banjir di ibukota. sbmptn soshum Topik: Kerja sama Negara Maju dan Negara Berkembang C6 : Evaluasi
  1. Perhatikanlah diagram batang berikut ini!
sbmptn soshum Sumber: www.tribunnews.com Diagram batang di atas menunjukkan hasil survei tentang persepsi/pandangan masyarakat Indonesia mengenai untung-ruginya kerja sama ekonomi Indonesia dengan beberapa negara lain di dunia. Berdasarkan hasil survei tersebut, dugaan sementara yang dapat kita simpulkan yaitu…
  1. Kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat dianggap paling menguntungkan dibandingkan kerja sama dengan negara lainnya, karena Indonesia paling banyak bekerja sama dengan Amerika Serikat.
  2. Kerja sama Indonesia dengan Saudi Arabia dianggap jauh lebih menguntungkan dibandingkan kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok, karena faktor kedekatan identitas sosial budaya dan kunjungan Raja Saudi Arabia ke Indonesia.
  3. Kerja sama Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara dianggap kurang menguntungkan, karena seringnya terjadi persaingan antara Indonesia dengan negara-negara tetangga.
  4. Masyarakat menganggap kerja sama antara Indonesia dengan negara-negara di Eropa cenderung menguntungkan terutama di bidang teknologi.
  5. Masyarakat menganggap kerja sama Indonesia dengan negara yang masih terletak di satu benua lebih menguntungankan dibandingan kerja sama dengan negara yang terletak di luar Asia.
Jawaban: B Pembahasan: Beberapa kesimpulan yang dapat ditarik dari data yang tergambar pada grafik adalah sebagai berikut:
  • Kerja sama ekonomi Indonesia dengan Saudi Arabia dianggap paling menguntungkan dibandingkan dengan negara lain, disusul kerja sama dengan negara-negara di Asia Tenggara dan Rusia.
  • Sementara itu, hampir seluruh kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan berbagai negara dianggap lebih merugikan, terutama kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok dan kerja sama antara Indonesia dengan Amerika Serikat mendapat respon sangat negatif dari pengisi survei.
Dari hasil survei tersebut, maka kita dapat menarik dugaan sementara bahwa kerja sama Indonesia dengan Saudi Arabia dianggap jauh lebih menguntungkan dibandingkan kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok, karena faktor kedekatan identitas sosial budaya dan kunjungan Raja Saudi Arabia ke Indonesia belakangan ini untuk menandatangani beberapa perjanjian kerja sama di berbagai bidang. Selain itu, terlepas dari bidang ekonomi, masyarakat mungkin melihat bahwa kerja sama Indonesia-Saudi Arabia juga berlangsung terus-menerus dan dianggap menguntungkan bagi masyarakat Indonesia, terutama kerja sama dalam hal pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Keterangan: Soal ini merupakan contoh soal High Order Thinking Skill, karena untuk dapat menjawab soal ini kamu harus melalui beberapa tahapan berpikir. Pertama kamu harus dapat membaca dan memahami data yang disajikan dalam diagram, setelah itu kamu harus membandingkan dan menyimpulkan hasil survei berdasarkan panjang-pendeknya diagram batang, dan terakhir kamu harus membuat tafsiran dari kesimpulan yang sudah ditarik untuk menjelaskan alasan dari hasil survei. Tahap ini sudah termasuk kategori evaluasi karena kamu telah dituntut untuk menilai dan membuat tafsiran berupa dugaan sementara terkait kesimpulan yang sudah ditarik berdasarkan data pada diagram batang. sbmptn soshum Topik : Penelitian Sosial
  1. Perhatikan tabel nilai UTS Sosiologi siswa di SMA Nankatsu berikut!
Berdasarkan data di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa sangat diperlukan upaya maksimal dari guru dan siswa dalam pembelajaran sosiologi. Kesimpulan tersebut dapat ditemukan dengan menghitung menggunakan tendensi sentral yang tepat, yaitu….
  1. mean
  2. modus
  3. median
  4. simpangan baku
  5. reduksi data
Jawaban : C Pembahasan : Mean : 77.3 Median : 71 Tendensi sentral tediri dari mean, median, dan modus. Mean berguna untuk mengetahui rata-rata dari sebaran data, sedangkan median untuk mengetahui nilai tengah dari sebaran data tersebut, dan modus digunakan untuk mengetahui nilai yang paling sering muncul. Berdasarkan soal tersebut, dikatakan bahwa diperlukan upaya maksimal dari seorang guru dalam pembelajaran sosiologi. Artinya, terdapat permasalahan dari nilai yang didapat para siswa. Jika dilihat sekilas, terdapat kesenjangan yang cukup jauh dari sebaran nilai para siswa sehingga tidak tepat jika kita mengetahuinya melalui mean. Selain itu, nilai rata-rata yang didapat adalah 77,3 (melebihi KKM) sehingga tidak menggambarkan permasalahan (representatif). Oleh karena itu, lebih tepat setelah kita menghitung nilai tengahnya (median). Dari nilai median tersebut (71), kita bisa mengetahui bahwa nilai siswa masih di bawah KKM sehingga perlu ada perbaikan yang dilakukan guru dalam pembelajaran sosiologi agar nilai para siswa meningkat. Keterangan : Soal ini termasuk HOTS karena tujuan pembelajaran yang ingin diuji seputar kemampuan mengaplikasikan sekaligus mengaplikasikan sebuah teknik pengolahan data dalam penelitian. Soal ini menguji level berpikir C3 (mengaplikasikan) dan C4 (menganalisis). Jadi, kamu harus memahami fungsi masing-masing tendensi sentral, membandingkannya, dan juga harus mampu membaca serta menganalisis data dengan baik sehingga kamu bisa menjawab soal tersebut. sbmptn soshum Topik : Perubahan Sosial
  1. Bacalah teks berikut ini!
Indonesia sudah lama menerapkan kebijakan desentralisasi kebijakan daerah, termasuk tata cara pengelolaan hutan dan lingkungan hidup. Sayangnya, kebijakan ini justru menimbulkan fenomena tumpang tindih izin pengelolaan lahan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sumber dan teks diolah dengan pengubahan: http://www.mongabay.co.id/2014/11/18/potret-pengelolaan-hutan-di-era-desentralisasi/).  Menggunakan analisis perubahan sosial, munculnya kebijakan desentralisasi dapat dilihat dari adanya....
  1. perubahan struktural yang harus muncul dengan pertimbangan kesiapan sistem pemerintahan antara daerah dengan pusat
  2. perubahan struktural yang harus muncul dengan pertimbangan kesiapan mental pemerintahan antara daerah dengan pusat
  3. perubahan struktural yang harus muncul dengan pertimbangan kesiapan kekuatan material pemerintahan antara daerah dengan pusat
  4. perubahan kultural yang terencana dengan pertimbangan kesiapan kekuatan seimbang antara pemerintahan antara daerah dengan pusat
  5. perubahan kultural yang harus muncul dengan pertimbangan besarnya wewenang yang akan dilimpahkan dari pusat ke daerah
Jawaban : A Keterangan : Soal ini termasuk HOTS karena tujuan pembelajaran yang ingin diuji seputar kemampuan menganalisis sebuah persoalan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Soal ini menguji level berpikir C4 (menganalisis). Jadi, dalam menjawab soal ini, kamu harus menganalisis sebuah fenomena perubahan sosial yang berkaitan dengan munculnya kebijakan desentralisasi. Setelah itu, kamu harus menyimpulkan kemunculan kebijakan desentralisasi sebagai akibat dari adanya kebijakan struktural. Jadi, secara bertahap, kamu perlu menggunakan level kemampuan berpikir dari mengingat (konsep perubahan struktural), memahami (contoh kasus perubahan struktural) hingga level menganalisis (kebijakan desentralisasi sebagai akibat perubahan struktural).  sbmptn soshum Topik : Permasalahan Sosial
  1. Jumlah pendatang di Kota Jakarta yang tinggi tidak sesuai dengan lapangan kerja yang terserdia. Masyarakat pendatang dengan modal minim cenderung memilih tinggal di kawasan padat penduduk yang murah bahkan cenderung kumuh. Kota Jakarta Barat bahkan disinyalir sebagai daerah dengan jumlah penduduk paling padat dan kawasan slum area paling kumuh di Jakarta. Masyarakat yang tinggal di slum area bersinggungan langsung dengan sungai kumuh, masalah air bersih, dan banjir pada musim hujan.
Untuk menyelesaikan masalah pendatang dan slum area di perkotaan, solusi yang diperlukan adalah....
  1. memanfaatkan kebijakan struktural untuk membangun rumah susun murah bagi pendatang
  2. memanfaatkan kebijakan kultural untuk membuka lapangan kerja sebesar-besarnya di perkotaan
  3. memanfaatkan kebijakan struktural untuk merealisasikan pemerataan pembangunan antara desa dan kota
  4. memanfaatkan kebijakan kultural untuk membuat masyarakat desa bisa bersaing di pasar kerja perkotaan
  5. memanfaatkan kebijakan struktural untuk menghentikan paksa aktivitas urbanisasi
Jawaban : C Jawaban salah normal : A, B, D  (Jawaban salah normal adalah opsi pengecoh yang masih terkait dengan materi yang ditanyakan di soal) Jawaban salah tidak normal : E (Jawaban salah tidak normal adalah opsi pengecoh yang tidak berkaitan dengan materi yang ditanyakan di soal) Keterangan : Soal ini termasuk HOTS karena tujuan pembelajaran yang ingin diuji seputar kemampuan menganalisis sekaligus mengevaluasi sebuah permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Soal ini menguji level berpikir C4 (menganalisis) dan C5. Jadi, dalam menjawab soal ini, kamu harus menganalisis sebuah fenomena permasalahan sosial yang berkaitan dengan fenomena slum area. Setelah itu, kamu harus mengevaluasi suatu kebijakan yang tepat untuk mengatasi persoalan tersebut.  sbmptn soshum 1. Pada masa penjajahan bangsa Eropa terdapat berbagai perlawanan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia. Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berdasarkan karakteristiknya perbedaan perlawanan rakyat Aceh dan perlawanan rakyat Maluku adalah….
  1. Prinsip perlawanan jihad pada masyarakat Maluku lebih kuat dibandingkan Aceh
  2. Perlawanan Aceh dipimpin oleh Kesultanan sementara perlawanan rakyat Maluku dalam bentuk suku-suku yang terorganisir
  3. Perlawaman rakyat Aceh lebih terorganisir sementara perlawan rakyat Maluku tergantung pada tokoh tertentu
  4. Semangat mental perlawanan rakyat Aceh yang tak mudah dikalahkan sementara rakyat Maluku meyuarakan sampai titik darah penghabisan
  5. Aceh tidak mudah ditaklukan dengan politik devide et impera sementara rakyat Maluku menggunakan taktik perang gerilya
Jawaban: C Pembahasan: Perang Aceh (1873 - 1904) Perang Aceh dilatarbelakangi karena adanya Traktat Sumatra (1871) yang menyebutkan bahwa Belanda bebas meluaskan wilayah di Sumatra termasuk Aceh. Hal ini ditentang oleh Teuku Cik Ditiro, Cut Mutia, Teuku Umar, Cut Nyak Dien, dan Panglima Polim. Perjuangan Aceh meningkat saat Habib Abdurrachman datang dari Turki. Belanda mendapatkan perlawanan sengit dari rakyat Aceh. Rakyat Aceh berperang dengan jihad, sehingga semangatnya untuk melawan Belanda sangat kuat selain itu perlawanan Aceh juga terorganisir oleh para ulama, sehingga Belanda sangat sulit menaklukan perlawanan rakyat Aceh.  Selain itu, perlawanan ini juga menjadi perlawanan yang paling kuat dan panjang dalam sejarah perlawanan di Indonesia. Bahkan untuk menaklukan perlawanan rakyat Aceh, Belanda mengutus Snouck Hurgronje untuk meneliti budaya dan karakter rakyat Aceh. Akhirnya Hurgronje menyarankan agar pemerintah Belanda menggempur pertahanan Aceh bertubi-tubi agar mental rakyat semakin terkikis, dan terpecah-belah menjadi beberapa kelompok. Ternyata taktik ini berhasil mengurangi perlawanan rakyat Aceh, sehingga perlahan Belanda mampu menguasai Aceh pada awal tahun 1900-an. Perang Pattimura Pada 1817, Belanda juga berusaha menguasai Maluku dengan monopoli perdagangan. Rakyat Maluku yang dipimpin Thomas Matulessy (Pattimura) menolaknya dan melakukan perlawanan terhadap Belanda. Pertempuran sengit terjadi di benteng Duurstede, Saparua. Belanda mengerahkan pasukan secara besar-besaran, hingga rakyat Maluku terdesak. Hal itu diperparah dengan tertangkapnya Patimura, sehingga perjuangan rakyat Maluku melemah. Perlawanan rakyat Maluku sangat bergantung pada tokoh sentral, sehingga ketika pemimpin dapat ditaklukan maka daerah tersebut dengan mudah dikuasai. Selain Pattimura terdapat juga pejuang wanita dari Maluku yang ikut berjuang yaitu Martha Christina Tiahahu yang juga berhasil ditangkap oleh Belanda. Keterangan:
  1. Soal diatas merupakan kategori soal Hots karena untuk menjawab soal tersebut dibutuhkan beberapa langkah berpikir. Pertama kamu harus mampu mengetahui tokoh-tokoh sentral dari peristiwa, langkah kedua kamu harus mampu memahami kronologi persitiwa secara detail dan yang berikutnya adalah analisis, kamu harus mampu menganalisis ciri khusus dari setiap perjuangan yang ada di Indonesia.
  2. Opsi pengecoh juga mendekati kemiripan karena terdapat beberapa opsi masuk dalam kategori salah normal yaitu opsi A, B, D.
sbmptn soshum
  1. Perhatikan Peta Pulau Jawa berikut!
sbmptn soshum Sumber Peta: https://ms.wikipedia.org/wiki Daerah simbol warna merah bulat pada peta di atas merupakan pusat dari salah satu Kerajaan Hindu-Buddha yang bercorak maritim. Pusat kerajaan tersebut terletak di tepi sungai. Berikut analisis fakta yang benar tentang kerajaan yang ditunjukan oleh simbol warna merah tersebut adalah....
  1. Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang cakap
  2. sistem ekonomi yang diandalkan oleh kerajaan tersebut adalah agraris
  3. pernah dilakukan Ekspedisi Pamalayu yang bertujuan untuk melepaskan pengaruh Sriwijaya atas Melayu sekaligus memperluas wilayah
  4. masyarakat pada kerajaan tersebut mayoritas beragama Hindu dan sebagian telah mendapatkan pengaruh Islam
  5. Wilayah kekuasaannya kerajaan tersebut hampir meliputi seluruh Nusantara
Jawaban: C Pembahasan: Simbol warna merah pada peta tersebut menunjukkan pusat Kerajaan Singasari yang diperkirakan terletak di sebelah timur Gunung Kawi, di hulu Sungai Brantas Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kerajaan Singasari merupakan kerajaan yang bercorak agraris sekaligus maritim. Kondisi alam berupa sungai Brantas mampu menunjang kedua aspek ekonomi tersebut. Sungai Brantas digunakan untuk penyaluran barang-barang komoditas dari pedalaman ke daerah pesisir, lalu dipasarkan melalui kegiatan pelayaran dan perdagangan antarbangsa. Kegiatan maritim telah dirintis sejak masa pemerintahan Kertanegara. Raja Kertanegara berusaha membangun armada maritim yang kuat dengan menjadikan Hujunggaluh dan Tuban sebagai pusat kekuatan angkatan lautnya.  Pada tahun 1275, Kertanegara mengirimkan Ekspedisi Pamalayu dengan armada laut yang dipimpin Jalanesapati Mahisa Anabrang. Tujuan ekspedisi tersebut adalah melepas pengaruh Sriwijaya atas Melayu, sekaligus memperluas pengaruh Singasari dalam menghalangi invasi Mongol ke Nusantara. Ekspedisi Pamalayu berhasil pada tahun 1286, Raja Melayu Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa mengakui kekuasaan Kertanegara, dengan begitu Singasari berhasil mendapat kawan untuk menghadapi invasi Mongol. Masyarakat Singasari yang beragama Hindu maupun Buddha hidup berdampingan pada masa Kertanegara berkuasa. Hal yang menarik dalam kehidupan masyarakat itu adalah sinkretisme antara dua agama tersebut sehingga melahirkan aliran Tantrayana. Keterangan Soal diatas merupakan kategori soal HOTS karena,
  1. stimulus kontekstual yang diberikan menarik yaitu berupa gambar peta yang tidak memiliki keterangan tempat hanya simbol saja
  2. untuk menjawab soal diatas kamu harus melewati beberapa tahap berpikir diantaranya langkah pertama kamu harus mengetahui kerajaan apa yang ditunjukan pada simbol diatas, langkah kedua kamu harus memahami gambaran kehidupan bagi dari segi aspek geografis, ekonomi, sosial, dan pemerintahan dari kerajaan tersebut, kemudian langkah ketiga kamu diminta untuk menganalisis kebenenaran fakta sesuai dengan opsi pilihan jawaban.
  3. opsi pengecoh juga mendekati kemiripan sehingga dibutuhkan level berpikir tinggi.
Opsi A, B, dan D yang terdapat pada pilihan jawaban termasuk dalam kategori salah normal karena mendekati fakta yang diharapkan. sbmptn soshum Sudah merasa lebih siap menghadapi SBMPTN 2019 nanti? Atau ada beberapa bagian yang butuh dipelajari ulang? Kamu masih bisa kok mempersiapkan diri dengan melihat video pembahasan soal SBMPTN di ruangbelajar. ruangbelajar hbspt.cta._relativeUrls=true;hbspt.cta.load(2828691, '62700d92-1aae-4202-a1e5-0542d3acc323', {"useNewLoader":"true","region":"na1"});
MasTer
MasTer alone

Posting Komentar untuk "Latihan dan Pembahasan Soal HOTS SBMPTN: Soshum"