Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik

Squad, pernah nggak kamu nonton acara bakat menyanyi lalu ada peserta yang saat menyanyi ternyata suaranya sumbang banget tapi tetap percaya diri untuk terus bernyanyi? Lalu, saat ditanya dia bilang cita-citanya memang ingin jadi Penyanyi Internasional.  dunning kruger effectWilliam Hung, peserta American Idol yang sangat percaya diri walau suaranya pas-pasan. (Sumber: kiwireport.com) Atau kamu sering melihat netizen di kolom komentar yang yang sudah jelas-jelas salah tapi tetap merasa kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang-orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect, Squad.  Dunning-Kruger Effect? Apa ya itu? Jadi Dunning-Kruger Effect adalah fenomena dalam psikologi yang dapat didefinisikan sebagai bias kognitif di mana seseorang keliru menilai kemampuan yang dimiliki diri sendiri. Individu yang mengalami Dunning-Kruger Effect akan merasa kemampuan mereka jauh lebih tinggi dari yang sebenarnya. Bias ini dikaitkan dengan ketidakmampuan metakognitif untuk mengenali kemampuan mereka sendiri.  Salah satu penyebab terbesar dari Dunning-Kruger Effect adalah ego. Tentu, setiap orang tidak ingin berpikir bahwa ia adalah orang yang tidak memiliki kemampuan. Hal ini membuat orang meningkatkan penilaian terhadap dirinya dan mengabaikan (ignorance) kelemahan diri. dunning kruger effect (Sumber: deeplytrivial.com) Teori Dunning-Kruger Effect dikembangkan oleh David Dunning dan Justin Kruger pada tahun 1999, dua profesor psikologi dari Cornell University. David dan Justin awalnya terinspirasi kasus McArthur Wheeler, seorang pria yang merampok 2 bank yang menutupi wajahnya dengan perasan air jeruk dan yakin bahwa wajahnya akan tidak terlihat dan tidak terekam oleh kamera pengawas, sama seperti menulis dengan tinta perasan air jeruk maka tulisannya akan tidak terlihat. giphyMungkin seperti ini McArthur Wheeler waktu menyiram wajahnya dengan jus jeruk. (Sumber: giphy.com) Ciri-ciri Dunning-Kruger Effect Apakah semua orang yang selalu merasa benar mengalami Dunning-Kruger Effect? Nah, menurut David dan Justin orang yang mengalami Dunning-Kruger Effect biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut: cenderung berlebihan menilai tingkat keahliannya, tidak mampu untuk mengenali keahlian diri orang lain, tidak mampu untuk mengenali aspek buruk dari ketidakcakapannya, serta tidak mampu mengenali dan mengakui kekurangan dari diri sendiri.  Hmmm, lalu apa ya yang bisa kita lakukan agar tidak terkena efek Dunning-Kruger ini? Ada beberapa cara nih yang bisa kamu coba. 1. Terus belajar dan berlatih dunning kruger effect Jangan berhenti untuk terus belajar dan berlatih. (Sumber: sbs.com.au) Teruslah belajar dan mencari tahu lebih dalam. Jangan berasumsi bahwa kita sudah mengetahui segalanya. Ketika kita mendapatkan lebih banyak informasi mengenai suatu topik, kita akan menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari. Hal ini akan mengurangi kecenderungan untuk berasumsi bahwa kita sudah Ahli, padahal sebenarnya yang kita ketahui belum seberapa. 2. Mintalah evaluasi dari orang lain dunning kruger effect Jangan ragu untuk meminta kritik atau saran dari teman, guru, atau keluarga. (Sumber: asiaone.com) Strategi lainnya agar tidak terkena efek Dunning-Kruger ialah dengan meminta kritik yang konstruktif dari orang lain. Pada awalnya mungkin akan sulit bagi kita untuk menerima kritik dari orang lain, tapi feedback dari orang lain akan membuka pikiran kita dalam menilai kemampuan kita sendiri. 3. Terus pertanyakan mengenai kompetensi dan pengetahuanmu dunning kruger effect Cari informasi yang berlawanan dengan pengetahuan yang kita yakini.(Sumber: cbsnews.com) Bahkan ketika kita sudah terus belajar dan mendapatkan feedback, masih ada kemungkinan bagi kita untuk fokus hanya pada hal-hal yang sesuai dengan pengetahuan kita. Ini merupakan contoh lain dari bias psikologis yang disebut Bias Konfirmasi. Nah, untuk meminimalisir hal ini, kita harus terus mempertanyakan pengetahuan dan kemampuan kita. Carilah informasi yang berlawanan dengan pengetahuan yang kita yakini, hal ini akan menimbulkan pertanyaan, “Hmm, Apa benar? Apa selama ini aku salah?” Itulah kira-kira 3 cara yang dapat kita lakukan untuk menghindari Efek Dunning-Kruger. Tetaplah berpikir kritis dan logis terhadap apa yang menjadi kemampuan diri kita sendiri dan juga orang lain. Percaya diri boleh kok, tapi tetap rendah hati dan jangan sombong ya, Squad.  tenorIngat, di atas langit masih ada langit! (Sumber: tenor.com) Peribahasa tersebut seakan menegaskan bahwa siapapun kita, sehebat apapun kita, masih ada yang lebih hebat dari kita. Sudah merasa pintar? Eits, jangan-jangan kamu hanya sedang mengalami efek Dunning-Kruger. Yuk, terus belajar dengan materi ajar dari Ruangguru On-The-Go! Ada banyak video animasi, latihan soal, dan rangkuman infografis yang bisa diakses tanpa kuota internet! Dijamin kegiatan belajar jadi makin seru dan tidak membosankan. ruangguru on the go hbspt.cta._relativeUrls=true;hbspt.cta.load(2828691, '736e0a45-c8b5-45fa-acc3-6df26d86d363', {"useNewLoader":"true","region":"na1"});
MasTer
MasTer alone

Posting Komentar untuk "Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik"